This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 22 Januari 2020

Cerita Dewasa Nikmatnya Ngentot Janda Bertubuh Mungil Bernama Rini

Cerita Dewasa Nikmatnya Ngentot Janda Bertubuh Mungil Bernama Rini - Namaku Eric, pangilan akrabku kuanggap bagus dan selalu membawa kehokian yg baik dan ditunjang dgn postur tubuhku yg sangat atletis, tinggi 167 cm dgn berat badan 58 kg sangatlah membantuku dalam segala kegiatan. Keramahan serta rendah hati adalah senjataku karena aku berprinsip banyak teman banyak rejeki dan tdk kelewatan pula pasti banyak wanita yg tergoda.

Cerita Dewasa Ngentot Janda - Aku sangat menyukai wanita yg berumur sekitar 30 hingga 37 tahun dimana mereka umumnya sangatlah cantik, dewasa dan terlihat sangat anggun. Entah mengapa Tuhan memberi anugerah kecantikan wanita yg sempurna bila mereka berumur sekitar yg kusebutkan di atas. Aku bekerja di perusahaan R (edited) yg sangat syarat berhubungan langsung dgn pelayanan masyarakat dengan posisi yg lumayan srategis.

Diawali dengan perkenalanku dengan seorang pramuniaga yg sangat cantik, umurnya sekitar 33 tahun dan mempunyai anak satu. Rini namanya, sangat mudah diingat dan sangat enak terdengar di telinga. Perkenalanku berawal ketika aku sedang berlibur ke Kalimanatan (Banjarmasin).

Perkenalan itu sangat indah dan romantis, disaat matahari tenggelam tertelan air laut di atas dek ferry kulihat seorang wanita bersandar di tiang besi dengan rambut yg tergerai melambai-lambai tertiup sepoi-sepoi angin laut, sungguh cantik dan seksi lekuk tubuh dan dadanya membusung ke depan, sweter unggu serta span warna hitam tak dapat menyembunyikan keindahan tubuhnya.

Dengan langkah yg pasti kuhampiri dgn sedikit sapaan dan percakapan yang sopan mulailah ia terbawa oleh obrolanku yg sedikit humor dan kadang menimbulkan gelak tawa yg memunculkan lesung pipinya, ya ampun cantik betul mahluk ini.

Setelah puas dgn ngobrol ini itu dan matahari pun malu menampakkan wajahnya ternyata sdh pukul 19:00 WIB, tak terasa sdh perkenalan yg begitu lama di atas dek dan kami memutuskan untuk kembali ke bangku masing-masing. Kami berjanji akan bertemu kembali jam 21:30 di tiang besi saksi perkenalan kami.

Setelah mandi dan merapikan diri, tak sadar handphone-ku berdering, alarm yg sengaja kupasang telah memanggilku untuk segera naik ke dek karena sdh waktunya kujemput bidadariku di atas dek.

“Hai Eric..” sapa merdu Rini menyapaku dgn menepuk punggungku saat aku memandang lautan.

“Hai, Cik..” sedikit taktik, kubelai rambutnya.

“Maaf Cik..” kataku mesra.

“Ada apa Eric..” balasnya manja.

“Nih benang bikin rusak pemandangan,” jawabku, padahal benang itu sejak tadi ada di tanganku.

“Oh kamu ini bisa aja Ric..” bisiknya manja.

RIni sdh bercerai 3 tahun yg lalu dikarenakan suaminya suka berjudi dan mabuk-mabukan yg membuatnya banyak dililit hutang dan kehidupan rumah tangganya selalu tak terhindar akan keributan.
“Kenapa kamu tak cari suami lagi, Cik..” tanyaku untuk memecahkan keheningan.

“Ah.. nantilah,” jawabnya, “Aku masih suka sendiri dan masih kunikmati peran gandaku sebagai ibu dan ayahnya Ranny (anaknya, red) toh masih cukup gajiku untuk membiayainya.”

“Hebat kamu Rin, bagitu tegar dalam keadaan begitu. Kurang apa coba.. kamu mandiri, cantik, seksi dan masih muda lagi, akupun mau mendaftar kalo masih ada lowongan.. ahahaha..” aku sengaja tertawa untuk meriuhkan suasana karena kulihat dia diam dgn wajah agak memerah.

“Hahahhaa..” ternyata dia tertawa,

“Ah kamu ini pantesnya jadi adikku,” jawabnya melecehkan.

“Hahahaha.. aku malah,” terbahak-bahak karenanya, “Lho meskipun adik tp bisa buat adik untuk si Ranny lho.”

“Mana mungkin,” jawabnya.

“Lha kok nggak percaya.. jangan ketagihan ya nanti,” jawabku.

“Yee.. siapa yg mau,” godanya manja.

“Aku yg mau,” jawabku.

Kamipun tertawa riang.

“Dasar buaya,” jawabnya.

Tanpa sadar kapal bergoyang dan angin semakin kencang dan Rini sdh ada di pelukanku, karena terombang-ambing kapal kudekap tubuh sintalnya dan tak luput kupengang buah dadanya yg besar, ternyata diapun diam saja. Kutahan goyangan kapal dan tak kulewatkan kesempatan itu dgn sedikit fantasiku goyangkan pantatku dan..,
“Ah.. nakalnya kamu..” ternyata diapun menyadari makin nekadnya aku mengambil kesempatan dalam kesempitan sambil mencubit pinggangku,

“Menggoda ya..” bisiknya.

“Ah masa, tp suka kan,” jawabku.

“Hahahaa..” gelak tawapun tak terhindarkan lagi.

“Rin, turun yuk, bahaya nich.. kayaknya angin semakin kencang dan goyangan kapal semakin garang kalo aku yg goyang kamu sich nggak masalah, lha ini kapal yg goyang.. hehehe..” ajakku mesra.

“Dasaar.. dasaar, bener-bener buaya kamu Eric,” balasnya manja.

“Upsssss.. bukan buaya tp biawak.. hahahha..” balasku.

Kamipun menuju anak tangga, satu persatu anak tangga kami lalui dengan tangan yg melingkari perutnya dan diapun melingkarkan tangannya di pinggangku. Dengan berani kucium telinganya, dia diam saja hanya reaksi tangannya saja yg menggenggam perutku dan kamipun sdh sampai di depan pintu yg bertuliskan staff only lalu kutarik pinggangnya untuk masuk, diapun tdk menolak. Dgn luas ruangan 2 X 4 m2 sangatlah luas bagi kami berdua. Dalam keremangan lampu kulumat bibir tipisnya, nafas kamipun semakin menderu. Ternyata dia pengalaman sekali dalam french kiss.

Kami berciuman 5 menit lamanya dan dia mulai membuka sweternya sedang aku membuka jaket kulitku dan kami jadikan alas hingga tiada benang sehelaipun yg melekat di tubuh kami berdua
Sungguh indah tubuhnya, dengan ukuran payudara 36B dan belum turun kuanggap sangatlah sempurna. Dalam keadaan berdiri, kulumat bibirnya dan mulailah turun ke tengguk hingga payudaranya dgn puting yg merah muda,

“Seperti masih ABG saja,” pikirku.

Kulumat yg kanan dan kupiin-pilin yg kiri membuat suaranya,
“Hmm.. ach.. hmm.. sppt.. Eric teruskan Ric.. aacch, enak Ricc..” Kepalaku pun ditekannya ke dadanya, tak kupedulikan dia, kuhisap, kugigit-gigit kecil putingnya hingga ia makin menjambak rambutku. Dgn jenggot yg baru kucukur 2 hari yg lalu kugesek-gesekan daguku di gunung kembarnya.

“Oooh Ericcc.. please masukin dong.. sstt..” Tak kupedulikan ocehannya hingga kulumat perutnya, pusarnya dan akhirnya sampailah di gundukan surga dunia, sungguh indah.

Mataku terbelalak ternyata tdk ada sehelai rambutpun di sekelilingnya, harum dan wangi yg khas. Wajahnya yg cantik tersenyum manis padaku, kuturunkan wajahku sambil terus menjulurkan lidah di permukaan perutnya terus turun dan sampai di daerah yg paling kusukai, wangi sekali baunya. Tak perlu ragu.

“Ohh.. apa yg akan kau lakukan.. akh..” desahnya sambil memejamkan mata menahan kenikmatan yg dirasakannya.
Beberapa saat kemudian tangannya malah mendorong kepalaku semakin bawah dan,
“Nyam-nyam..” Nikmat sekali kemaluan Rini.
Oh, bukit kecil yg berwarna merah merangsang birahiku. Kusibakkan kedua bibir kemaluannya dan,

“Cleeekk..” ujung hidungku kupaksakan masuk ke dalam celah kemaluan yg sdh sejak tadi becek.

“Aaahh.. kamu nakaal,” jeritnya cukup keras.

Terus terang kemaluannya adalah terindah yg pernah kucicipi, bibir kemaluannya yg merah merekah dgn bentuknya yg gemuk dan lebar itu membuatku semakin bernafsu saja. Secara bergantian, kutarik kecil kedua belah bibir kemaluan itu dgn mulutku.

“Ooohh lidahmu.. ooh nikmatnya Eric..” lirih Rini.

“Eric, udah dong Ric, masukin aja.. Ericc oohh.. aku udah nggak tahan nich, please setubuhi aku..” pinta Rini. lirih.
Tanpa banyak mulut kumasukkan batang kemaluanku yg panjang dan tegak itu, dia tersentak,

“Ach pelan dong Say.. sstt..” Kugenjot dgn penuh perasaan, sementara tanganku tdk tinggal diam, kupilin-pilin puting susunya yg mungil.
Hanya sepuluh menit setelah itu goyangan tubuh Rini terasa menegang, aku mengerti kalau itu adalah gejala orgasme yg akan segera diraihnya.
“Ericccc.. aahh.. aku nggaak.. nggak kuaat aahh.. aahh.. oohh..” desahnya tertahan.

“Tahan Rini.. tunggu saya dulu ngg.. ooh enaknya.. tahan dulu.. jangan keluarin dulu..” Tp sia-sia saja, tubuh Rini menegang kaku, tangannya mencengkram erat di pundakku, dadanya menjauh dari wajahku hingga kedua telapak tanganku semakin leluasa memberikan remasan pada buah dadanya.
Aku sadar sulitnya menahan orgasme itu, mungkin karena lamanya ku-oral kemaluannya yg enak itu.

“mmmppphhhh.. ooohhhhh.. aahh.. Eric sayang.. Eric.. ooh enaak.. aku kelauaar.. oohh.. oohh..” teriaknya panjang mengakhiri babak permainan itu.
Aku merasakan jepitan kemaluannya di sekeliling burungku mengeras dan terasa mencengkram erat sekali, sementara itu batang kemaluanku masih tegak berdiri sedangkan dia sdh 4 atau 5 kali orgasme.

“Eric, ayo dong Say aku udah nggak tahan nich.. Ericc keluarin dong.. aku hisap aja ya, biar cepat keluar..” Tanpa kusuruh dia sdh melumat dan menyedot kemaluanku.
“Astaga..” kurasakan tekanan dari dalam batangku sepertinya akan keluar.

“Rin.. Rin.. stop Rin.. aku mau keluar nich..” desahku tertahan.

“Ya udah Eric, masukin aja ke mekiku.. aku jg ingin merasakan pejumu membajiri mekiku.. aku kangen, udah lama nggak ada yg membanjiri mekiku dgn peju..” balas Rini dgn nada manja dan sedikit genit.

“Aach.. Rin, aku mau keluar nich Rin. ach.. achh..” aku lemas lunglai tak berdaya di atas tubuh Rini.yg seksi itu.

“Makasih ya Eric..” Kamipun tertidur dan aku terkejut ketika terbangun sdh pukul 05:00, untung saja tdk ada yg memergoki perbuatan kami.







Minggu, 19 Januari 2020

Cerita Dewasa Kudapatkan Janda Dari Warnet



Cerita Dewasa Kudapatkan Janda Dari Warnet – Seperti biasa kegiatan seharihari saya selalu kuhabiskan diwarnet.Pada waktu itu pukul 8 pagi saya telah berada di warnet langgananku. Saya suka sekali disitu dikarenakan banyaknya wanita cantik yang langganan di warnet itu, bisa dikatakan saya adalah seorang Player, so saya nggak mau dong lewatin para wanita wanita cantik itu. Ketika sedang asikasiknya ngobrol dengan penjaga warnet, datanglah seorang wanita muda yang memakai baju ketat dengan logo perusahaan teh yang lumayan Famous disertai kerudung hijab yang dililitkan di leher.

Saya perkirakan usia wanita itu sekitar 2729 tahunan. Dalam hati berkata oke juga nih wanita ini, dengan memakai celana jeans ketat, pantatnya nampak padat dan kencang sekali. Otomatis saya langsung tanya nomor biliknya dong sama penjaga warnetnya yang sudah akrab dengan saya,setelah saya tau nomer biliknya langsung aja saya message lewat bilik yang udah biasa saya tempati


Heyy, pejuhs , kenalan dong tulisku pada wanita itu.

Emmm.. ini siapa yach? balasnya.

Boleh kenalan nggak pejuhs, saya cowok yang tadi duduk diluar dideket penjaga warnet kata saya lagi..

Hehehe, makasih ya pejuhs, kenalin nama saya Faris, kalau kamu siapa namanya? tanya saya,

Oh iya Ris salam kenal juga, kalau nama saya Silvi balasnya.

Akhirnya percakapan by message warnet kami pun berlanjut dengan asiknya. Setelah kami selesai mengobrol by message, akhirnya Silvi pun keluar dari bilik warnet, nggk pakai lama langsung aja saya datengin terus saya ajak kenalan dan saya tawarin ia makan pagi bersama, tapi ia menolak karena dia ingin pulang. saya pun tidak habis akal,

Yaudah deh kalau mau pulang, tapi bolehlah saya antar pulang mbak.. hhe Oh ya, tapi ada yang marah gak nih kalau aku anterin pulang ? rayu saya.

Akhirnya dengan mengerahkan semua Skill saya,Silvi pun berkenan saya antar. Singkat cerita masuklah kami kemobil saya. Didalam mobil kamipun ngobrol dengan asiknya, dan pada akhirnya saya tahu kalau ia adalah seorang janda muda yang bercerai dengan suaminya. Ternyata prediksi saya tentang usianya tepat sekali usianya 29 tahun, dan dia mempunyai 1 anak yang baru sekolah Paud.

Singkat cerita kamipun sampai dikontrakan Silvi, dan kamipun masuk kedalam kontrkanya.Segera ia membuatkan saya minuman dingin dan kamipun lanjutkan obrolan kami lagi. Lama kelamaan, obrolan kami pun semakin mendalam, sembarigobrol saya mulai berusaha gerilia dengan mendekat kepada Silvi .

Nampaknya ia sudah mulai terbawa dengan suasana, mulailah saya bergerilia dengan meraih tangannya, ternyata Silvi tidak menolak. Kemudian kami samasama berpagutan bibir. Ternyata, wanita cantik ini sangat agresif. Belum lagi saya mampu berbuat lebih banyak, ternyata ia menyentuh selakanganku. wanita berjilbab ketat itu terkejut ketika melihat kejantananku sudah setengah berdiri. Tanpa basabasi, saya segera membuka celana jeansku dan memperlihtakan penisku yang sudah tegak. Segera kusorongkan kedepan wajahnya yang masih terbalut jilbab ketat. Pelan2 ia menyentuh kejantananku serta meremasremasnya.

Ouhhh.. Ssss ahhhh eumm enak, terus Sil ahhh desahku,
sengaja kukeraskan desahku, agar mengundang gairahnya untuk berbuat lebih jauh. Tibatiba ibu muda beranak 1 yang montok itu berjongkok, dan mulai melumat kepala p3nisku.

Uhhh.. Sshh.. Aahh.. Nikmattt sekali Ssss.. ahhh janda montok berjilbab ketat itu sangat mahir seperti tidak memberikan kesempatan kepada untuk berbuat tanya.

Dengan semangat, SPG wanita 29 tahun montok cantik berjilbab ketat itu terus mengulum dan mengocok p3nisku. saya terus dibuai dengan sejuta kenikmatan. Sambil terus mengocok, mulut janda montok jablay yang berjilbab ketat itu terus melumat dan memajumundurkan kepalanya.

Oh.. aduhh.. teriakku kenikmatan.

Akhirnya hampir 10 menit saya merasakan ada sesuatu yang mendesak hendak keluar dari p3nisku.

Oh.. tahann. sshh. Uh.. saya mau kkeluaar.. Oh..

Dengan seketika muncratlah air pejuhku ke dalam mulut wanita berjilbab ketat itu , sampai membasai dagu dan mengalir ke jilbabnya. Sambil terus mengocok dan mengulum kepala p3nisku, Silvi berusaha membersihkan segala pejuh yang masih tersisa. saya merasakan nikmat yang luar biasa. Silvi tersenyum. Lalu saya mencium bibirnya. Kami berciuman kembali. Lidah janda montok berjilbab ketat itu terus dimasukkan ke dalam mulutku. saya sambut dengan mengulum dan menghisap lidahnya.

Perlahanlahan kejantananku bangkit kembali. Kemudian, tanpa kuminta, Silvi melepaskan seluruh pakaiannya termasuk bra dan celana dalamnya, kecuali jilbab ketatnya karena itu semakin membuat gairahku naik. Mata saya tak berkedip. Buah dadanya yang montok berwarna putih mulus dengan puting yang kemerahan terasa menantang untuk kulumat. Kuremasremas lembut payudara ibu muda beranak 1 yang montok dan berjilbab ketat itu yang semakin bengkak.

Ohh.. Teruss Ris.. Teruss.. desah SPG wanita 30 tahun montok cantik berjilbab ketat itu .

Kuhisaphisap pentil wanita berjilbab ketat itu yang mengeras, semnetara tangan kiriku menelusuri pangkal pahanya. Akhirnya saya berhasil meraih belahan yang berada di celahcelah pahanya. Tanganku mengesekgeseknya. Desahan kenikmatan semakin melenguh dari mulut janda montok berjilbab ketat itu . Kemudian ciumanku beralih ke perut dan terus ke bawah pusar. Saya membaringkan tubuhnya ke kasur. Tanpa dikomando, kusibakkan paha janda montok jablay yang berjilbab ketat itu . saya melihat vaginanya berwarna merah muda dengan rumputhitam yang tidak begitu tebal. Dengan penuh nafsu, saya menciumi memek ibu muda beranak 1 yang montok dan berjilbab ketat itu dan kujilati seluruh bibir kemaluannya.

Oh.. teruss.. Ris.. Aduhh.. Nikmat..

Saya terus mempermainkan klitorisnya yang lumayan besar. Seperti orang yang sedang mengecup bibir, bibirku merapat dibelahan vaginanya dan kumainkan lidahku yang terus berputarputar di kelentit SPG wanita 29 tahun montok cantik berjilbab ketat itu seperti ular cobra.

Ris.. oh.. teruss sayangg.. Oh.. Hhh.

Desis kenikmatan yang keluar dari mulut janda montok berjilbab ketat itu, semakin membuatku bersemangat. Kusibakkan bibir kemaluannya tanpa menghentikkan lidah dan sedotanku beraksi.

Srucuup srucuup.. oh.. Nikmat.. Teruss.. Teruss.. teriakan wanita berjilbab ketat itu semakin merintih.

Tibatiba wanita berjilbab ketat itu menekankan kepal saya ke memeknya, kuhisap kuat lubang memeknya. SPG wanita 29 tahun montok cantik berjilbab ketat itu mengangkat pinggul, cairan lendir yang keluar dari memeknya semakin banyak.

Aduhh.. Akku.. keluuaarr.. Oh.. Oh.. Croot.. Croot.

Ternyata Silvi mengalami orgasme yang dahsyat. Sebagaimana yang janda montok berjilbab ketat itu lakukan kepada saya, saya juga tidak menghentikan hisapan serta jilatan lidahku dari memek ibu muda beranak 1 yang montok dan berjilbab ketat itu. Saya menelan semua cairan yang kelyuar dari memeknya. Terasa sedikit asin tapi nikmat. Silvi masih menikmati orgasmenya, dengan spontan, saya memasukkan p3nisku ke dalam memeknya yang basah. Bless..

Oh.. enakk..

Tanpa mengalami hambatan, p3nisku terus menerjang ke dalam lembutnya vagina Mbak Fitri.

Oh.. Mbak Fitri.. sayang.. enakk.

Batang p3nisku sepeti dipilinpilin. Silvi yang mulai bergairah kembali terus menggoyangkan pinggulnya.

Oh.. Ris.. Terus.. sayang.. Mmhhss..

Kontolku kuhujamkan lagi lebih dalam. Sekitar 15 menit saya menindih Mbak Fitri.. Lalu janda montok jablay yang berjilbab ketat itu meminta agar saya berada di bawah.

Kamu di bawah ya, sayang.. bisik SPG wanita 29 tahun montok cantik berjilbab ketat itu penuh nikmat.

Saya hanya pasra. Tanpa melepaskan hujaman p3nisku dari memeknya, kami merobah posisi. Dengan semangat menggelora, p3nisku terus digoyangnya. Silvi dengan hentakan pinggulnya yang majumundur semakin menenggelamkan p3nisku ke liang memeknya.

Oh.. Remas dad saya.. sayaangg. Terus.. Oh.. Au.. sayang enakk.. erangan kenikmatan terus memancar dari mulut janda montok berjilbab ketat itu.

Oh.. Mbak Fitri.. terus goyang sayang.. teriakku memancing nafsunya.

Benar saja. Kirakira 15 menit Kemudian goyang pinggul wanita berjilbab ketat itu semakin dipercepat. Sembari pinggulnya bergoyang, tangannya menekan kuat ke arah dad saya. saya mengimbanginya dengan menaikkan pinggulku agar p3nisku menghujam lebih dalam.

Farisi.. Ah.. saya.. Keluuaarr, sayang.. Oh..

Ternyata Silvi telah mencapai orgasme yang kedua. saya semakin mencoba mengayuh kembali lebih cepat. Karena sepertinya otot kemaluanku sudah dijalari rasa nikmat ingin menyemburkan sperma. Kemudian saya membalikkan tubuh Mbak Fitri, sehingga posisi ibu muda beranak 1 yang montok dan berjilbab ketat itu di bawah. saya menganjal pinggulnya dengan bantal. saya memutarmutarkan pinggulku seperti irama goyang dangdut.

Oh.. Mbak Fitri.. Nikmatnya.. saya keluuarr..

Crott.. Crott.. Crott

Saya tidak kuat lagi mempertahankan seperm saya.. Dan langsung saja memenuhi liang vagina Mbak Fitri.

Oh.. Ris.. kamu begitu perkasa. Ssss ahhh

Telah lama saya menantikan hal ini. Ujar SPG 29 tahun montok cantik berjilbab ketat itu sembari tangannya terus mengelus punggungku yang masih merasakan kenikmatan karena, Silvi memainkan otot kemaluannya untuk meremasremas p3nisku. Kemudian, tanpa kukomando, Silvi berusaha mencabut p3nisku yang tampak mengkilat karena cairan sperm saya dan cairan memeknya.

Dengan posisi 69, Kemudian janda montok berjilbab ketat itu meneduhi saya dan langsung mulutnya bergerak ke kepala p3nisku yang sudah mulai layu. saya memandangi lobang memeknya. Silvi terus mengulum dan memainkan lidahnya di leher dan kepala p3nisku. Tangan kanan janda montok jablay yang berjilbab ketat itu terus mengocokngocok batang p3nisku. Sesekali ibu muda beranak 1 yang montok dan berjilbab ketat itu menghisap dengan keras lobang p3nisku. saya merasa nikmat dan geli.

Ohh.. Mbak Fitri.. Geli.. desahku lirih.

Namun Silvi tidak peduli. Ia terus mengecup, mengulum dan mengocokngocok p3nisku. Saya tidak tinggal iam, cairan rangsangan yang keluar dari vagina Silvi membuatku bergairah kembali. Saya Kemudian mengecup dan menjilati lobang memeknya. Kelentit SPG wanita 29 tahun montok cantik berjilbab ketat itu yang berada di sebelah atas tidak pernah saya lepaskan dari jilatan lidahku. saya menempelkan bibirku dikelentit itu.

Oh.. Ris.. nikmat.. ya.. Oh.. desisnya.

Silvi menghentikan sejenak aksinya karena tidak kuat menahan kenikmatan yang kuberikan.

Oh.. Terus.. Sss. desah janda montok berjilbab ketat itu sembari kepalanya berdiri tegak.

Kini mememeknya memenuhi mulutku. wanita berjilbab ketat itu menggerakgerakkan pinggulnya.

Ohh.. Yaahh. Teruss.. Oh.. Ooohh saya menyedot kuat lobang vagina wanita berjilbab ketat itu.

Ris.. sayakk ohh.. Keluuaarra.. Ssshhss..

SPG 29 tahun montok cantik berjilbab ketat itu menghentikan gerakannya, tapi saya terus menyedotnyedot lobang memeknya dan hampir senmua cairan yang keuar masuk kemulutku. Kemudian dengan sisasisa tenaganya, p3nisku kembali menjadi sasaran mulutnya. saya sangat suka sekali dan menikmatinya. Ku akui, Silvi merupakan wanita yang sangat pintar membahagiakan pasangannya.

Silvi terus menghisap dan menyedoti p3nisku sembari mengocok ngocoknya. saya merasakan nikmat yang tiada tara.

Oh.. Mbak Fitri.. Teruss.. Teruss.. rintihku menahan sejuta kenikmatan. Silvi terus mempercepat gerakan kepalanya.

Au.. Mbak Fitri.. saya.. Keluuarr.. Oh..

Croott Croott Croot

Pejuhku tumpah ke dalam mulut janda montok berjilbab ketat itu . Sementara Silvi seakan tidak merelakan setetes air pejuhku meleleh keluar. Saya merasa puas. Janda muda beranak 1 yang montok dan berjilbab ketat itu mengecup bibirku. Setelah kami sama mendaptkan kepuasan kamipun merasa lelah dan akhirnya kami kami tertidur pulas tanpa sehelai benangpun yang menempel ditubuh kami.